You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
SPMB SMAN 78 Jakbar bilal
photo Bilal Nugraha Ginanjar - Beritajakarta.id

DPRD DKI Harap Pelaksanaan SPMB Berjalan Lancar

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani memastikan, pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) agar berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"mengawal setiap kebijakan,"

DPRD DKI, kata Rany, tidak memiliki persiapan khusus terkait pelaksanaan SPMB karena seluruh mekanisme dan aturan penerimaan murid menjadi kewenangan Dinas Pendidikan (Disdik). Meski demikian, DPRD tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap setiap kebijakan yang diterapkan.

"SPMB memang berlangsung setiap tahun dan aturan maupun mekanismenya menjadi kewenangan Dinas Pendidikan. Kami di DPRD mengawal setiap kebijakan yang diterapkan, baik aturan baru maupun mekanisme yang sudah berjalan sebelumnya," ujar Rany, Minggu (7/6).

Posko SPMB Sudin Pendidikan Wilayah I Jakbar Proses 586 Aduan

Dikatakan Rany, DPRD akan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik selama proses penerimaan murid berlangsung. Ia berharap, pelaksanaan SPMB semakin baik seiring evaluasi dan perbaikan yang dilakukan setiap tahun.

Selain itu, Rany menilai, kebijakan Pemprov DKI yang menambah 103 sekolah swasta gratis dapat menjadi solusi bagi calon peserta didik yang belum tertampung di sekolah negeri.

Meski demikian, ia mengakui, tantangan terbesar dalam pelaksanaan SPMB masih berkaitan dengan tingginya minat masyarakat terhadap sejumlah sekolah yang dianggap favorit.

"Kadang masyarakat sudah memiliki pilihan sekolah tertentu untuk anaknya. Ketika kuotanya terbatas, tentu tidak semua bisa diterima. Karena itu, keberadaan 103 sekolah swasta gratis bisa menjadi salah satu solusi dan pilihan bagi masyarakat," katanya.

Rany menjelaskan, sistem penerimaan berbasis domisili atau zonasi dirancang untuk mendekatkan akses pendidikan dengan tempat tinggal siswa. Dengan jarak sekolah yang lebih dekat, peserta didik diharapkan dapat belajar lebih optimal tanpa harus menghabiskan banyak waktu dan tenaga di perjalanan.

Menurutnya, siswa yang harus berangkat terlalu pagi dan menempuh perjalanan jauh berisiko mengalami kelelahan yang dapat memengaruhi konsentrasi dan kualitas belajar.

"Tujuannya agar anak-anak bisa belajar secara maksimal. Kalau sekolah terlalu jauh, mereka harus bangun lebih awal dan pulang lebih lama. Kondisi itu tentu memengaruhi kualitas belajar mereka," ungkapnya.

Ia menambahkan, berbagai jalur penerimaan yang tersedia, baik melalui domisili maupun prestasi, diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi peserta didik untuk memperoleh pendidikan sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing.

Lebih lanjut, Rany menyebut, masih adanya kemungkinan pembentukan posko pengaduan SPMB DPRD DKI yang akan dibahas bersama Disdik. Namun demikian, ia memastikan masyarakat tetap memiliki saluran untuk menyampaikan keluhan apabila mengalami kendala selama proses pendaftaran.

Rany berharap, pelaksanaan SPMB dapat berlangsung lebih lancar, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

"Mudah-mudahan SPMB tahun ini berjalan lancar dan semakin memudahkan masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3805 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

    access_time19-10-2026 remove_red_eye2507 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2253 personAnita Karyati
  4. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1167 personAnita Karyati
  5. CiLung Fest 2026 Momentum Bangun Kepedulian Warga terhadap Perairan Jakarta

    access_time16-10-2026 remove_red_eye1120 personFakhrizal Fakhri